Skip to main content

Beberapa Hambatan Menuju Kebahagiaan

 Menunda
Kebanyakan orang tidak berhasil di dunia ini karena selalu menunda-nunda apa yang seharusnya diselesaikan. tampaknya ada suatu suasana "nikmat" dalam penundaan ini, semakin sering menunda sesuatu, semakin terasa kurang bertanggung jawab. Setelah bertumpuk-tumpuk, barulah terasa berat dan kemudian mencari-cari dalih yang membenarkan dirinya.

Malas
Kemalasan bukanlah warisan. Seorang pemalas melihat pagi hari dengan berbaring di tempat tidur seraya memperhatikan berkas cahaya pagi yang menembus jendela, memperhatikan siang hari dengan keluh kesah bahwa matahari terlalu terik sehingga melelahkan badannya, menatap senja dengan mengatakan bahwa di sumur ada hantu gentayangan. orang yang tekun bekerja menyambut subuh dengan keriangan yang menyibukkan serta merasakan keramahan senja dengan kesibukan yang bermanfaat untuk masa depan. orang malas lebih banyak berlindung di balik selimut dari pada menikmati kehidupan yang sesungguhnya dari berbagai corak, menghindarkan diri dari perangkap putus asa dan derita.

Sedih
Apa gunanya meratapi kesedihan? Mengapa mesti tenggelam dalam duka yang tidak menguntungkan? Membayar kesedihan dengan harga yang berlebih-lebihan justru akan menambah beban kehidupan.

Terlalu berharap
Seseorang yang menikmati kebahagiaan ialah orang yang mengetahui keseimbangan antara harapan dan batas kemampuan. Apabila seseorang terlalu mengharapkan sesuatu dari orang lain, kemungkinan yang terjadi ialah keresahan apabila yang diharapkan tidak sesuai dengan yang terjadi. Kesiapan menerima apa adanya sekalipun tidak sesuai dengan yang diharapkan akan membuat hati tentram dan bahagia.

Memikirkan orang yang tidak disenangi
Memikirkan orang-orang yang tidak disenangi ibarat orang menumpahkan air ke padang pasir, tidak ada gunanya. Terlalu mahal hidup ini untuk diboroskan demi hal-hal yang tidak perlu. Semakin sering kita memikirkan hal-hal yang positif semakin bermakna kehidupan kita.

Doa
Orang-orang modern yang merasa dirinya memiliki ilmu pengetahuan yang luas sering meremehkan kata "doa". Sebagian besar dari mereka secara tidak sadar menganggap doa adalah kelemahan. Orang yang berdoa menghabiskan waktunya dalam harapan yang tidak rasional. Tetapi pengalaman manusia dari abad ke abad telah memberikan banyak bukti kepada manusia bahwa doa justru sumber kekuatan. Manusia menyadari kekerdilannya di alam semesta ini. Bagaimana burung terbang di udara kalau tidak ada perencana sayap-sayap yang seimbang itu. Apakah hal itu terjadi dengan sendirinya? Ada Makhluk Yang Maha Kuasa yang menciptakan semua itu. Manusia begitu lemah dan tidak berdaya sama sekali. Oleh karena itu, doa adalah pernyataan bahwa manusia yang lemah dapat memiliki kekuatan dengan bersandar pada Penciptanya. Doa membuka pintu anugerah, mengubah hati dan tingkah laku manusia, menentramkan jiwa yang merana dan memberi harapan bagi yang putus asa.

Tidak berani mengambil keputusan
Seseorang yang menghadapi banyak persoalan akan tetap menambah persoalan apabila ia tidak dapat mengambil keputusan sejak awal. Keputusan yang salah lebih baik dari pada tidak mengambil keputusan sama sekali. otak yang diasah melalui pengalaman membuat orang menjadi peka terhadap kehidupan itu sendiri. Kepekaan ini mengajarkannya tentang makna kehidupan, membedakan yang baik dari yang buruk, mengajarkannya untuk dengan cepat menanggapi masalah dan mengambil keputusan secara cepat dan bijaksana. Tidak berani mengambil keputusan mengakibatkan suatu kesulitan semakin bertambah rumit.

Sumber: 365 Hambatan Menuju Sukses, Wilson Nadeak 1991

Comments

  1. bener banget day.
    satu hal yang paling gue inget dr nasihat seorang ibu2 di rumah sakit adl ambisi tanpa ambisius dan konsisten di segala hal.

    ReplyDelete
    Replies
    1. pe,,kmaren sih katanya mario teguh, ambisius itu gapapa loh, selama ambisiusnya baik

      Delete
  2. yap. maka'a kalo terlalu berlebihan itu gak bagus juga

    ReplyDelete
  3. gw setuju ama point terlalu berharap day..
    kayanya gw pernah deh,hehehe

    ReplyDelete
  4. tp entah knp sepanjang yg pernah gw jalanin, ambisius itu ujung2nya kekecewaan, yg jelas klo emg pengen bgt sesuatu ya jalanin aja semampunya tanpa rasa ambisius..

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Itinerary and Budget South Korea Trip [May 2016]

Setelah sepuluh postingan sebelumnya itu menceritakan tentang kejadian apa aja yang terjadi selama perjalanan gw, Nono dan Anita di Korea Selatan pada tanggal 1 – 10 Mei 2016, kali ini gw akan memposting mengenai keseluruhan itinerary kita dan juga budget gw selama traveling kemaren. Sebelum liat itinerary aktual kita pas di Korea Selatan, ini gw kasih liat itinerary yang kita rencanain sebelum berangkat: ( please click and then  open image in new tab  for bigger resolutions ) Rencana Itinerary di Korea Selatan

My Personality Test Result

I tried this personality test on  http://personality.visualdna.com/ I am a Harmonizer . Harmonizer means a mediator who brings one thing into harmonious agreement with another. Spirit: You're a Harmonizer. Loyal and honest, you're generous with your time and know how to support your friends. You value one-on-one time with your inner circle and have a few close friends who you can truly rely on. Reliable and trustworthy, you seek harmony and balance in your life. You forge strong, long-lasting friendships, and your friends value your honesty and frank opinions. You tend to value routine and security. You know how to take the good with the bad. Your balanced attitude means life feels pretty good and you're comfortable in your own skin.   When it comes to improving things in your life, why would you say no to extra cash? It would be great to treat the family whenever you feel like it. The trick is to be disciplined about budgeting. If you...

25 Quotes about Adapting to Changes

Beberapa waktu ini gw merasa lelah banget. Literally lelah. Dalam sekejap, pekerjaan gw bertambah hampir dua kali lipat karena satu orang di seksi gw dipindahkan ke seksi lain. I have already had a lot of things to do in my existing tasks and now they are doubled. Selain itu, tugas baru gw ini adalah hal yang harus gw pelajari dari nol dan bukan hal yang bisa dipelajari dalam satu hari. I wanna cry huhuhu… Dari hal ini, gw menyadari bahwa all this time I took her tasks for granted. I should have appreciated and helped her more . Tapi, nasi sudah menjadi bubur. Gw gak tau apakah kondisi ini akan membaik atau gak. Huft… lelah. I felt that no one might understand how I feel. But perhaps that is not true at all. Maybe I am just overwhelmed by the new tasks and overwhelmed by my own thoughts. I do not know . Satu hal yang pasti, gw harus bisa menerima kondisi ini. Ikhlas dan ridho. Berpikir positif bahwa gw akan mempelajari banyak hal karena ini dan skill gw akan meningkat. That was ...

Eminem - Mockingbird

Recently I heard about a song that I like. It’s been along time since I heard that song. The first time I heard that song was in my junior high school years. It’s titled “Mockingbird” and the singer is Eminem. This song addresses Eminem's relationship with his daughter Hailie Jade, his adopted daughter Alaina and his relationship with their mother Kim. This song mixes an original rap dialogue about Eminem's failed marriage, as he apologizes to his daughters with a straight melodic version of the traditional "Mockingbird" lullaby called " Hush, LittleBaby ". The second verse was about the difficulties including Kim and Eminem's divorce and the beginning of Eminem's fame (wikipedia). Here are the lyrics: Yeah I know sometimes things may not always make sense to you right now But hey, what daddy always tell you? Straighten up little soldier Stiffen up that upper lip What you crying about? You got me Hailie I know you miss your mom and I know y...