Jumat, 05 Oktober 2012

Rectoverso


“Rectoverso”
Kata yang sudah lama terdengar oleh ku
Sudah sangat sering terdengar di telinga ini
Temanku bercerita bahwa Rectoverso ini merupakan buku yang sangat bagus
Namun belum pernah ada kesempatan untuk mengetahui seberapa bagusnya buku ini
Dan kesempatan itu datang hari ini
Saat seorang teman sekedar membuat pengumuman
“ada yang mau pinjam Rectoverso-nya Emma nggak?”
Tanpa pikir panjang aku lantas menyebut diriku sendiri
Malam ini aku akan menilai Rectoverso, mencoba mengetahui dan memahami apa yang orang lain katakan.
Di sinilah aku membaca Rectoverso
Well, kurasa sekarang aku mengerti apa yang dikatakan temanku
Aku suka “Curhat buat Sahabat”, “Cicak di Dinding” dan “Back to Heaven’s Light”
Maknanya sangat dalam
Aku suka tipe-tipe cerita yang seperti itu
Satu hal yang sangat kusuka
Rectoverso memberiku semangat untuk terus menuangkan pikiranku dalam tulisan
Bukan dengan gaya tulisan seperti Dee, Andrea Hirata atau Agatha Christie
Tapi gaya tulisanku sendiri
Gaya tulisan yang cuma aku dan hanya aku yang memiliki
Terima kasih

1 komentar:

  1. iya memang terkadang kayak blog, blog yang bagus itu berkisah tentang diri sendiri, curcol hahaha, no copas..... haram hehe

    BalasHapus