Senin, 12 Januari 2015

2014 to 2015

Halo 2015.. Harusnya ini jadi postingan yang pertama di tahun 2015, namun apa daya karena yang satu lebih mendesak jadilah postingan ini mundur. Dari akhir Desember 2014 sebenarnya udah mikirin terus kapan mau bikin postingan ini, tapi diundur terus dan ditambah banyak dan mendesaknya kerjaan kantor jadi baru bisa bikin sekarang deh hehehe.. ^^’

Sebelum lanjut untuk resolusi 2015, gw mau mengevaluasi resolusi gw di tahun 2014 kemarin.
Resolusi #1 -  Bisa beli tablet sendiri #plak
Hahaha.. Alhamdulillah sekitar bulan April 2014 gw berhasil beli tablet sendiri. Merek dan jenis tabletnya itu Asus Fonepad. Sejak saat itu HP yang Samsung Galaxy Young fungsinya hanya untuk telepon, sms dan musik aja. Semua fungsi media sosial dipindah ke Asus Fonepad. Terkadang jadi nggak praktis sih, terutama kalo lagi di tempat umum. Tapi manfaat lainnya juga banyak kok hahaha..

Resolusi #2 – Bisa lebih lancar main gitar
Ini cuma berhasil dijalanin di bulan-bulan awal 2014, sisanya gak dilanjutin. Susah emang kalo gak punya darah seni, plus gw juga orangnya pemalas. Padahal mupeng banget kalo dengerin lagu Depapepe. Target sih pengen bisa mainin lagu Depapepe yang Weddingbell. Tapi kalo memang gak bisa, yasudahlah didengarkan aja dari HP haha.. #pasrah

Resolusi #3 – Bisa lebih baik lagi di Bahasa Korea
Hahaha.. resolusi ini sebenarnya sedikit rasa optimisme gw untuk keterima beasiswa KGSP. Tapi nasib berkata lain, jadi yasudahlah.. #pasrahlagi

Resolusi #4 – Score TOEFL PBT bisa di atas 550
Saat awal tahun gw ikut TOEFL PBT, scorenya itu 537. Kurang 13 point. Gilaaa.. nyesek banget di awal Bro.. Makin ke ujung tahun, belum semangat belajar lagi jadilah belum tes TOEFL lagi.

Resolusi #5 – Bisa apply ke beberapa beasiswa di Eropa, Korea atau Jepang
Pas bulan Februari 2014 ini sih akhirnya berhasil daftar beasiswa KGSP. Tapi belum nasib aja, jadi belum diterima deh. Sampai saat ini belum daftar beasiswa lainnya. Kehalang nilai TOEFL ama gw yang pemales hehe.. 

Resolusi #6 – Bisa tetap manajemen waktu dengan baik sehingga bisa dapat beberapa proyek sampingan fufu...
Alhamdulillah resolusi yang ini lantjar tjaja. Beberapa proyek sampingan yang gw lakuin di tahun 2014 adalah bantu penyusunan UKL-UPL, DPLH, bikin peta (gw sekarang jadi bisa mainan ArcView hahaha..) dan monitoring migas di Seram Bagian Timur. Alhamdulillah~ semoga tahun 2015 makin lantjar dah hahaha..

Resolusi #7 – Bisa dapat sertifikasi Anggota Tim Penyusun AMDAL
Nah, resolusi ini belum tercapai dan mau dilanjutin ke tahun 2015.

Resolusi #8 – Bisa manajemen keuangan lebih baik lagi
Ini cuma berhasil di bulan-bulan awal aja, makin ke sini makin malas dan jarang kerekam jumlah pengeluaran dan pemasukan.

Kalo dipikir-pikir, gw ini orangnya pemales banget deh. Emang iya sih, gw juga mengakui kok hahaha..  Sebagian besar resolusi gak berhasil dicapai karena gw males. Gw juga ngerasa kalo gw itu himono-onna -____- Huft.. mari move on

Hmm.. untuk tahun 2015 ini.. Sebenarnya gw lagi galau sih. LH lama banget pengumuman hasil TKD-nya. Gw mau ngapain setahun ini juga jadi kehambat gara-gara masih digantungin LH. Jadi resolusi 2015-nya dibagi dua aja kali ya, pilihannya kan antara diterima LH atau nggak diterima LH.

Resolusi 2015 – Kalo diterima LH 
  • Jadi PNS yang baik dan benar 
  • Score TOEFL PBT di atas 550 
  • Apply ke beberapa beasiswa Master di luar negeri 
  • Bisa manajemen keuangan lebih baik 
  • Talk Less, Do More 
  • Punya olahraga rutin 
  • Bisa nyetir motor atau mobil

Resolusi 2015 – Kalo gak diterima LH 
  • Ikut pelatihan AMDAL dan sertifikasi ATPA 
  • Score TOEFL PBT di atas 550 
  • Apply ke beberapa beasiswa Master di luar negeri 
  • Bisa Manajemen waktu dengan baik, jadi bisa punya beberapa kerjaan sambilan 
  • Bisa manajemen keuangan lebih baik 
  • Talk Less, Do More 
  • Punya olahraga rutin 
  • Bisa nyetir motor atau mobil

Intinya sama aja sih keduanya. Bedanya cuma di bagian karir aja. Yaaah.. doakan aja yang terbaik buat gw yaa hahaha..

Terima kasih untuk semuanya di tahun 2014 dan yoroshiku onegaishimasu untuk tahun 2015 :)

Minggu, 11 Januari 2015

Bersyukur Reminder #3

Malam ini ada berbagai kisah yang dibagi, curahan hati dari beberapa kawan baik. Masalah demi masalah yang selalu datang menghadang. Memang ya masalah itu nggak jauh dari kata cinta dan mapan. Benang merah telah disusuri, dan ujungnya tidak jauh dari hubungan orang tua dengan anaknya. Mungkin dari keywords barusan, terbayang masalah apa yang sedang dihadapi. Di sini aku hanya bertindak sebagai penonton yang selalu mendukung dan menyemangati pemain yang sedang bertanding.

Hikmah yang diambil oleh penonton ini, lagi-lagi adalah untuk selalu menerima dan bersyukur atas apa yang diberikan oleh Sang Maha Adil. Allah tau apa-apa yg terbaik untuk hamba-Nya. Kita sebagai hamba-Nya terkadang melihat suatu masalah hanya dari satu sisi. Padahal masih ada 359 derajat lainnya yang cenderung kita pilih untuk tidak kita lihat. Memang cara terbaik untuk bisa mengetahui itu semua adalah dengan berbagi cerita, bertukar pikiran, yang pada intinya adalah komunikasi. Tapi di sisi lain juga harus ada penerimaan dari masing-masing pihak. Jika yang satu menutup mata, telinga dan perasaannya sendiri, masalah itu tidak akan pernah selesai. Manusia hanya bisa berusaha dan berdoa, karena yang bisa mengubah hati seseorang hanyalah Sang Maha Pencipta.

Kita memang tidak bisa memilih di keluarga mana untuk dilahirkan. Tapi yang sebenarnya yang sering kita tidak tau adalah keluarga itulah yang terbaik untuk kita. Meskipun semuanya memiliki masalah masing-masing. Dan saat ini, aku merasa sangat bersyukur ada di keluarga ini. No need to explain. Untuk yang keluarganya harmonis, dan semua masalah masih bisa diselesaikan dengan kata-kata yang baik, lo harus bersyukur karena banyak orang yang iri dengan keadaan lo. 'Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?'

Seorang kawan pernah bilang bahwa masalah nggak akan salah milih bahu. Yap! Bahu ini akan selalu menahan beban yang datang untukku. Karena itu izinkan aku bilang juga bahwa masalah nggak akan salah milih bahu. Kamu kuat untuk menghadapi semua masalah yang ada di depanmu. Dan kamu perlu ingat bahwa ada kami yang siap berdiri di belakang untuk mendukung agar bahu itu bisa tetap berdiri dengan gagah :‘)