Kamis, 26 Juli 2012

Iridescent - Linkin Park

Iridescent
Linkin Park

You were standing in the wake of devastationYou were waiting on the edge of the unknownWith the cataclysm raining down, insides crying save me nowYou were there and possibly alone
Do you feel cold and lost in desperationYou build up hope, but failure's all you've knownRemember all the sadness and frustrationAnd let it go, let it go.
And in a burst of light that blinded every angelAs if the sky had blown the heavens into starsYou felt the gravity of tempered grace falling into empty spaceNo one there to catch you in their arms
Do you feel cold and lost in desperationYou build up hope, but failure's all you've knownRemember all the sadness and frustrationAnd let it go, let it go
Do you feel cold and lost in desperationYou build up hope, but failure's all you've knownRemember all the sadness and frustrationAnd let it go, let it go
Let it goLet it goLet it goLet it go
Do you feel cold and lost in desperationYou build up hope, but failure's all you've knownRemember all the sadness and frustrationAnd let it go, let it go


http://www.metrolyrics.com/iridescent-lyrics-linkin-park.html#ixzz21jd20zqo
Copied from MetroLyrics.com 

Rabu, 25 Juli 2012

Doa Megumi Hanajima

"Aku akan berdoa untukmu
Kurasa keputusan untuk menjalani hidup selamanya seorang diri seperti itu, 
Bukanlah sesuatu yang bisa dibenarkan
Dalam dunia ini...
Dalam dunia yang penuh langkah manusia ini
Walaupun mungkin cuma ada satu
Pasti ada manusia yang masih memikirkan sesamanya
Walaupun mungkin cuma satu
Pasti masih ada
Makanya...
Aku akan berdoa agar dia segera datang ke hadapanmu
Seandainya dia berada di negeri yang jauh,
Semoga dia akan segera naik pesawat
Yang akan membawanya kepadamu secepat kilat
Aku berdoa agar dia segera datang ke hadapanmu
Segera...
Secepatnya..."


Doa tulus yang diucapkan oleh Megumi Hanajima untuk kakaknya Saki Hanajima.
Dikutip dari Manga Fruit Basket Karya Natsuki Takaya Chapter 51

Sabtu, 21 Juli 2012

Capek boy! #JejakKeenambelas

Entah mengapa selalu ada saja masalah. Bicara dengan A, si B marah. Melindungi B, si A marah. Terus gw harus ngapain. Capek boy! Bukan berarti gw gak punya salah di situ. Gw akui gw juga punya proporsi kesalahan yang sama dengan kalian. Saat gw mencoba untuk menjaga agar tidak terjadi permasalahan lagi, si A meledak dan menciptakan masalah baru. Gw pusing harus ngapain lagi. Please!!
Ayolah kita sama-sama memberikan pengorbanan di sini. Kalau begini terus gak akan pernah selesai dan siklus itu akan terus berulang. Jangan emosi lah. Masalah satu selesai selang berapa hari timbul masalah baru lagi. Capek boy! Serius! Capek!